Tampilkan posting dengan label Tips Persalinan (Melahirkan). Tampilkan semua posting
Tampilkan posting dengan label Tips Persalinan (Melahirkan). Tampilkan semua posting

Tips Agar Jahitan Operasi Caesar Cepat Kering


Tips agar jahitan operasi caesar cepat kering akan sangat di perlukan oleh beberapa wanita yang baru saja melahirkan dengan cara bedah caesar. Banyak wanita yang lebih memilih cara ini saat akan melahirkan bayi mereka, padahal bedah caesar sebenarnya memiliki resiko yang lebih tinggi dibandingan dengan normal apalagi jika tidak tahu bagaimana cara merawat saat setelah selesai melakukan operasi.

Cara merawat kulit agar luka jahitan bekas operasi caesar lebih cepat kering.


Proses melahirkan dengan cara caesar mungkin dirasa lebih cepat dan tak begitu menyakitkan dibandingkan dengan proses saat melahirkan dengan cara yang normal. Namun dalam proses penyembuhannya melahirkan dengan caesar sebenarnya membutuhkan waktu yang lebih lama dibandingan dengan proses melahirkan normal.

Biasanya proses penyembuhan untuk bekas bedah caesar adalah sekitar 1 bulan atau bisa juga lebih. Oleh karenanya diperlukan perawatan yang lebih baik sehingga luka yang didapat setelah operasi tidak menimbulkan beberapa efek seperti infeksi yang membutuhkan waktu yang sangat lama. Untuk itu diperlukan beberapa langkah yang bisa dilakukan agar jahitan operasi caesar cepat kering diantaranya adalah :

Jagalah Kebersihan Area Luka dan Sekitarnya Setelah Operasi


Penting untuk menjaga bekas luka yang didapat setelah operasi. Hanya saja yang perlu dilakukan adalah menjaga agar tidak terserang bakteri yang mungkin bisa menyebabkan infeksi pada bagian yang dibedah. Cara yang bisa dilakukan adalah dengan membersihkan luka dengan memberikan anti septic dan juga anti biotic seperti yang disarankan oleh dokter yang menangani. Untuk membersihkan bagian luka usahakan untuk menggunakan kapas dan pastikan tangan bersih sehingga tidak menyebabkan iritasi pada luka.

Lakukan Latihan Ringan


Setelah melakukan bedah caesar sebaginya harus melakukan latihan ringan seperti jalan – jalan. Cara dilakukan supaya luka cepat kering dan tdak ada penggumpalan darah. Selain itu, dengan berilahraga juga bisa membuat sirkulasi darah alancar, mencegah adanya gangguan kesehatan dan beberapa hal lainnya yang pastinya akan menganggu kesehatan.

Bersihkan dengan air Dingin dan Air Hangat


Anda bisa merawat luka setelah operasi caesar dengan perawatan air dingin jika luka bekas bedah ioperasi mengalami bengkak. Lakukan dengan meletakkan air dingin atau es yang dibungkus di bagian yang mengalami pembengkakan. Untuk air hangat adalah cara yang baik dalam proses membuat luka pada jahitan supaya cepat kering. Anda bisa melakukannya dengan mengkompres bagian bekas operasi.

Kenakan Pakaian yang Nyaman


Langkah berikutnya yang bisa dilakukan sebagai cara untuk mengeringkan luka bekas operasi dengan cepat menggunakan pakaian yang nyaman. Gunakan pakaian yang tidak mengenai perban bekas operasi dan tidak menggunakan pakaian yang terlalu ketat sehingga tidak terjadi iritasi pada bagian yang terluka. Usahakan untuk mengenakan pakaian yang longgar sehingga luka capat kering dan cepat sembuh. Beberapa pakaian yang bisa digunakan adalah kaos, rok, piyama dan daster.

Obat dan Makanan


Untuk perawatan dalam tubuh diperlukan juga mengkonsumsi obat dan makanan yang mampu mengeringkan dan menghilangkan bekas luka. Biasanya untuk obat sudah disarankan oleh dokter – dokter dengan resep yang diberikan. Sedangkan untuk makanannya maka anda harus usahakan mengkonsumsi makanan yang banyak memiliki kandungan nutrisi yang seimbang dan usahakan untuk mengkonsumsi makanan yang mengandung Vitamin A dan C, Gandum, Protein, Zinc, dan mineral. Yang terpenting adalah makanan yang memiliki kandungan yang lengkap dan juga memiliki gizi tinggi sehingga bisa mencegah luka bekas operasi terkena infeksi. Biasanya makanan yang tepat adalah obat yang paling ampuh dalam pengobatan dan proses pengeringan luka setelah operasi caesar.

Itulah beberapa tips agar jahitan operasi caesar cepat kering yang mungkin bisa dipertimbangkan dan dilakukan setelah melakukan operasi caesar saat melahirkan bayi. 


Baca selengkapnya

Tips Melahirkan Bayi kembar Secara Normal


Banyak tips melahirkan bayi kembar secara normal yang dituliskan dalam beberapa media. Hal ini karena mengingat jenis persalinan untuk bayi kembar akan memiliki banyak resiko jika menggunakan cara Caesar. Resiko yang sering terjadi adalah masalah kesehatan yang dialami oleh bayi. Sehingga sangat diperlukan untuk melakukan proses dan metode melahirkan dengan cara normal. Walaupun akan melahirkan dengan cara normal sebaginya untuk melakukan proses ini di rumah sakit. Karena ini bisa berpengaruh pada beberapa kebutuhan yang mungkin di perlukan saat setelah melahirkan. Dan berikut ini adalah beberapa langkah yang harus dilakukan jika ingin melahirkan bayi kembar dalam metode normal diantaranya adalah :

Tips persalinan normal pada kehamilan bayi kembar

Pemilihan Tempat Saat Melahirkan


Untuk pemilihan tempat saat melahirkan bayi kembar secara normal seharusnya bisa dilakukan dengan melakukan konsultasi terlebih dahulu kepada dokter yang menangani saat masa hamil. Setelah melakukan konsultasi biasanya baru didapatkan beberapa solusi dan langkah untuk mengambil metode dalam proses melahirkan yang bisa dilakukan bisa secara normal atau mungkin bisa secara Caesar. Beberapa faktor yang bisa menentukan bagaimana proses melahirkan adalah posisi dari janin.

Posisi Janin


Posisi janin bisa menentukan bagiaman metode yang digunakan saat proses melahirkan. Biasanya jika kedua janin anak kembar dalam posisi memanjang dengan kepala di bawah maka porses kehamilan normal bisa  dilakukan. Sehingga perlu adanya pemeriksaan yang dilakukan secar rutin saat sebelum persalinan sehingga bisa mengetahui bagaimana posisi kedua janin kembar tersebut. Jika bayi dalam posisi sungsang maka ada kemungkinan metode yang digunakan adalah Caesar hal ini dilakukan agar menurunkan adanya resiko keluarnya tali pusat yang mungkin bisa terjadi.

Masalah resiko dalam persalinan bayi kembar adalahn keluarnya tali pusat sangat sering terjadi pada posisi bayi sungsang. Hal ini bisa terjadi karena letak bayi kembar yang ada dalam satu ketuban sehingga membuat kedua bayi terlilit oleh tali pusat. Sehingga jika mengalami kondisi ini, maka sangat disarankan untuk melakukan bedah Caesar.

Lakukan Latihan Persalinan


Saat mengandung bayi kembar dan berencana ingin melakukan metode melahirkan dengan cara yang normal maka sebaiknya untuk terus menjaga kesehatan tubuh. Anda bisa melakukan latihan dan olahraga secara rutin sehingga persalinan bayi kembar bisa lancar. Caranya adalah dengan melakukan dorongan ke posisi kepala bawa dengan gerakan ini akan mengoptimalkan janin supaya dalam proses melahirkan menjadi lancar. Dan anda juga harus terus menjaga pikiran selalu bberfikir positif saat hamil sehingga tidak stress dan proses melahirkan bisa dilakukan dengan normal.

Jaga Makanan


Menjaga kesehatan saat hamil bayi kembar juga dilakukan dengan menjaga dan mengatur pola makan. Usahakan untuk terus mengkonsumsi makanan sehat tertama mengkonsumsi madu. Hal ini karena Madu memiliki manfaat baik dalam menjaga kesehatan dan system kekebalan tubuh manusia terutama ibu yang sedang hamil. Selain itu madu juga bisa memberikan energy yang cukup saat masa sebelum melahirkan.

Lakukan Olahraga Ringan


Jika berenacana akan melahirkan bayi kembar secara normal sebaginya empatkan juga untuk lakukan olahraga ringan setiap harinya. Anda bisa memulainya dengan berjalan kaki saat siang hari atau sore hari. Cara ini dipercaya mampu melancarkan dalam proses melahirkan secara normal. Hanya saja yang perlu diingat adalah anda tidak boleh terlalu lelah dan memaksakan diri karena akan membuat keadaan menjadi lebih buruk.

Itulah beberapa tips melahirkan bayi kembar secara normal untuk ibu yang sedang hamil dan sedang dalam masa akan melakukan persalinan semoga bisa bermanfaat.


Baca selengkapnya

Cara Mencegah Pecah Ketuban Dini dan Hal Apa Saja yang Harus Dilakukan Jika Itu Terjadi


Jika anda saat ini tengah mengandung buah hati anda dan sedang mencari referensi tentang cara mencegah ketuban pecah sebelum waktunya, maka anda harus membaca sampai selasai artikel ini. Bagi anda yang baru pertama kali hamil atau tidak memiliki pengalam tentang kehamilan, barangkali air ketuban adalah hal yang asing untuk anda.

Cara mencegah dan mewaspadai pecah ketuban dini serta apa yang harus dilakukan jika itu terjadi.

Air ketuban atau dalam bahasa ilmiahnya amniotic fluid merupakan cairan yang berada di dalam rahim wanita yang berguna sebagai tempat bergerak janin, memberikan nutrisi tambahan pada janin dan membungkus janin yang masih dalam tahap pertumbuhan awal. Cairan yang normalnya tidak berbau dan jernih ini, sering kali keluar dari daerah kewanitaan pada wanita yang sedang hamil, tetapi cairan ini bukanlah urin. Normalnya air ketuban akan pecah ketika usiausia kandungan menginjak 37 minggu, tetapi jika air ketuban pecah sebelum itu kemungkinan besar bayi anda akan lahir prematur. Untuk mencegah hal tersebut berikut ini cara menghindari terjadinya ketuban pecah sebelum waktunya.

Cara Mencegah Pecah Ketuban Dini


Untuk menghindari terjadinya ketuban pecah sebelum waktunya, anda perlu melakukan hal- hal berikut ini:
  • Melakukan pemeriksaan kehamilan secara teratur. Jika anda merasa ada sesuatu yang tidak normal pada kehamilan anda, jangan ragu-ragu untuk segera hubungi bidan atau dokter.
  • Jika dokter anda mendiagnosis mulut rahim anda lemah, makasementara waktu berhenti melakukan hubungan intim dengan suami anda.
  • Selalu bersihkan daerah kewanitaan denganbersih dan benar, yaitu selalu membilas dari daerah depan ke belakang.

Ketika memasuki minggu ke 30, air ketuban akan mulai keluar dari daerah kewanitaan anda. Air ketuban yang pecah menandai bahwa kantung ketuban tempat bayi  anda yang berada dalam kandungan mulai terbuka.  Untuk penyebab  air ketuban yan pecah sebenarnya belum diketahui secar pasti. Namun ada studi yang menulis bahwa air ketuban yang pecah karena reaksi kimia yang timbul akibat sinyal otak janin yang mungkin mengatakan bahwa ia ingin keluar.

Pecahnya air ketuban sebelum melahirkan disebut sebagai Premature Rupture of membranes atau (PROM). PROM terjadi setelah kehamilan menginjak minggu ke 37 ke atas. Kebanyakan wanita yang mengalami PROM sekitar 90% melahirkan empat jam kemudian.

Hal yang Harus Dilakukan Jika Air Ketuban Pecah Sebelum Melahirkan


Ketika air ketuban anda pecah, anda harus bisa segera meminta bantuan dan anda juga harus berusaha untuk berada dalam kondisi yang tetap tenang. Karena jika anda panik, justru akan  membuat anda kesulitan untuk mendapat pertolongan pertama yang tepat.

Ada tiga hal yang perlu ketahui ketika air ketuban pecah.
  • Kapan air ketuban anda pecah?
  • Bagaimana warna air ketuban anda ketika pecah?
  • Bagaimana bau air ketuban anda ketika pecah?

Ketiga hal tersebut akan membantu dokter atau bidan untuk menolong anda. Karena dengan mengetahui ketiga hal tersebut, makan penanganan yang cepat dan tepat bisa segera anda dapatkan.

Seperti yang sudah disebutkan bahwa air ketuban itu cairan bening dan tidak berbau yang keluar dari vagina anda. Tetapi jika cairan berwarna kekuningan dan berbau yang keluar dari vagina anda kemungkinan itu urin anda. Dan jika cairan berwarna kehijauan yang keluar dari vagina anda, kemungkinana bayi dalam kandungan anda mengalami gangguan. Untuk itu segera hubungi dokter atau bidan anda.

Selain cara mencegah ketuban pecah dini (sebelum waktunya), hal yang dilakukan ketika air ketuban pecah, anda juga harus ingat ketika air ketuban pecah, jangan sekali-sekali memasukkan sesuatu ke vagina anda, karena ketika air ketuban yang sudah pecah sudah tidak bisa menahan kuman. 


Baca selengkapnya

Cara Menghadapi dan Mengatasi Pecah Ketuban Dini


Langkah dan cara menghadapi pecah ketuban dini sangat penting diketahui oleh ibu yang sedang hamil atau keluarga yang menjaganya. Karena selama masa kehamilan, pada dasarnya janin di lindungi oleh kantung ketuban dalam perut ibu yang sedang hamil. Fungsi utama dari kantung ketuban sendiri adalah untuk melindungi janin agar tidak terbentur dan sebagai tempat untuk meletakkan cairan ketuban yang memiliki fungsi dalam membantu pernapasan pada janin sehingga bisa berkembang. Sedangkan cairan pada ketuban memiliki peran sebagai pelumas yang bisa membuat bayi dapat melakukan gerakan dengan bebas di dalam rahim.

Apa itu pecah ketuban dini dan penyebabnya, serta menanganinya.

Lalu Apa Itu Pecah Ketuban Dini?


Pecah ketuban dini merupakan sebuah situasi dimana terjadinya pecah ketuban yang terjadi saat sebelum waktunya ibu melahirkan. Biasanya peristiwa ini bisa terjadi hampir 20% dari semua jenis kelahiran. Perlu untuk diketahui juga jika pecahnya ketuban dini da[at dialami oleh ibu yang sedang memasuki usia kehamilan 7 bulan. Dan inilah yang biasanya menyebabkan kelahiran bayi prematur. Gejala yang biasanya dialami oleh ibu yang mengalami keluarnya cairan pecah ketuban yang sangat banyak adalah ibu tidak akan merasakan mulas ataupun nyeri dan sakit.

Ada dua hal yang memungkinakan terjadinya pecah ketuban dini. Kedua kemungkinan terjadi ketuban pecah ini juga memiliki tanda dan ciri yang hampir sama. Jika ibu yang mengalami pecah ketuban dini biasanya akan mendadak keluarnya cairan yang tidak diseratai sakit. Dan ciri umum lainnya adalah adanya cairan yang mendadak keluar dan disertai dengan bau, tapi berbeda dengan bau air seni. Namun, biasanya aliran dari cairan ini tidak deras dan tidak terasa sakit. Namun, jika terjadi kebocoran secara sedikit demi sedikit maka biasanya akan memberikan efek perih dan juga sakit.

Penyebab Terjadinya Pecah Ketuban Dini


Beberapa ahli medis menyebutkan penyebab utama dari pecah ketuban dini adalah akrena adanya pembukaan akibat robeknya kantung ketuban karena mulut rahim yang sangat lemah. Hal inilah yang membuat rahim tidak bisa menahan dalam proses kehamilan. Penyebab lain yang biasa terjadi juga dikarena rahim yang tegang seperti karena kehamilan bayi kembar, kelainan pada letak janinnya karena selaput dai ketuban. Masalah lainnya yang bisa menyebabkan ketuban pecah adalah karena adanya infeksi pada bagain rahim yang menyebabkan adanya bimakanik sehingga membuat selaput ketuban mudah robek dan pecah.

Cara Mengatasi Pecah Ketuban Dini


Bila terjadi tanda – tanda seperti adanya tetesan cairan yang keluar dari organ vagina maka maka harus dilakukan pemeriksaan ketuban ke dokter. Hal ini dilakukan agar bisa didiagnosa sejak dini apakah janin masih baik – baik saja atau justru bermasalah. Sehingga bisa dilakukan pemeriksaan lanjutan. Biasanya jika ketuban sudah pecah biasanya dokter akan memberikan pantauan bagaiaman keadaan dari ibu dan janin. Jika cairan ketuban cukup banyak di dalam janin maka itu mengartikan kalau janin dan ibu masih bisa bertahan dan baik – baik saja. Walaupun demikian berlum ada cara pasti dalam pencegahan saat terjadi pecah ketuban namun ada cara mudah sederhana yang bisa dilakukan untuk menurunkan resikonya. Diantaranya adalah :
  • Ibu hamil harus mengurangi beberapa kegiatan saat usia kehamilan 6 bulan dan awal memasuki usia 8 bulan
  • Ibu hamil harus mengurangi beberapa aktivitas yang bisa berbehaya bagi kehamilan
  • Jika ibu hamil ada seorang perokok maka harus berhenti dan hindari lingkungan asap rokok

Itulah beberapa cara menghadapi pecah ketuban dini dan mengurangi resiko terjadi pada masa kehamilan. Semoga bermanfaat.


Baca selengkapnya

Tips Menghadapi Proses Persalianan dengan Operasi Caesar


Mungkin anda yang sedang dalam masa kehamilan dan sedang mempersiapkan masa persalinan dan sedang mencari tips menghadapi operasi caesar. Sebelum itu ketika anda mengetahui  bahwa anda sedang mengandung anda dan pasangan harus secara rutin melakukan pemeriksaaan. Hal ini untuk mengetahui kesehatan janin dan ibunya,  menghindari terjadinya kelainan selama kehamilan dan akan menentukan proses persalinan seperti apa yang akan dijalani normal atau caesar. Hal-hal yang harus dilakukan untuk menghadapi persalinan caesar.

Tips dan hal-yang harus diketahui saat menghadapi proses melahirkan dengan operasi caesar.

Biaya Persalinan


Tidak ada angka pasti untuk biaya persalinan. Untuk itu persiapkan biaya persalinan melalui cara berikut.

1. Tunjangan Persalinan dan Dana Darurat


Ada hal yang harus anda perhatikan ketika tempat kerja akan memberikan tunjangan kelahiran, yaitu nilai tunjangan persalinan yang akan disediakan perusahaan; batas tertinggi biaya persalinan normal dan caesar; kelas untuk kamar inap yang akan dibayarkan dan biaya untuk cek kehamilan. Tunjangan untuk persalinan di tempat kerja biasanya adalah dengan cara reimburstment, sehingga anda harus punya biaya untuk membiayai proses persalinan kemudian setelah anda melakukan pengajuan maka pihak perusahaan akan menggantinya.  Untuk itu jika anda dan pasangan ingin segera memiliki buah hati sesegera mungkin memiliki dana darurat yang bisa anda sisihkan dari penghasilan bulanan, tunjangan hari raya atau bonus tahunan.

2. Tabungan Persalinan di Rumah Sakit


Tabungan persalinan merupakan salah satu layanan yang diberikan beberapa rumah sakit. Anda bisa menyetor setiap kali melakukan kontrol. Dengan menabung seperti ini, anda dan pasangan bisa mencicil biaya kamar dan sarana persalinan lainnya.

3. Deposito


Membuka deposito menjadi alternati lainnya. Ketika anda dan pasangan mengetahui akan memiliki bayi, anda bisa menghitung berapa lama waktu yang tersisa untuk persalinan. Cari deposito yang jangka waktu enam hingga tiga bulan untuk persiapan siapa tahu bayi anda lahir prematur, dan bank yang memberikan pelayanan penarikan deposito yang tidak menyulitkan.

4. Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan


BPJS kesehatan menanggung biaya persalinan baik secara normal maupun caesar. Namun anda harus benar-benar memahami syarat dan ketentuan yang dibuat pihak BPJS, agar anda tidak mengalami kebingungan dan kesulitan ketika persalinan tiba.

Tips Menghadapi Proses Persalinan dengan Operasi Caesar


  • Menentukan perkiraan tanggal persalinan dengan rumah sakit yang anda tuju.
  • Sebelum masuk rumah sakit kemaslah pakaian untuk ibu dan calon bayi.
  • Ketika masuk rumah sakit, anda akan melakukan pemeriksaan diri di laboratorium dan radiologi untuk membantu dokter bedah memiliki data-data mengenai kondisi tubuh anda.
  • Persiapan sebelum operasi adalah dokter yang akan menangani operasi caesar akan meminta anda untuk tidak makan dan minum (berpuasa) dalam jangka waktu tertentu, biasanya sekitar enam jam sebelum operasi dilakukan.
  • Mendekati waktu operasi, seorang suster akan mencukur rambut di sekitar area kewanitaan anda. Hal ini dilakukan untuk  mencegah rambut jatuh ke dalam area yang dibedah dan menjaga agar tidak ada kuman yang masuk ke area bekas pembedahan.
  • Kemudian anda akan menggunakan tutup kepala dan pakaian untuk operasi yang steril.
  • Walaupun anda sudah berpuasa, isi perut anda akan tetap dikuras. Hal ini dimaksudkan, agar ketika pembedahan dilakukan anda tidak lagi mengeluarkan kotoran, dan juga agar anda tidak muntah.
  • Anda akan dipasangkan cateter (selang) yang tersambung ke kantong khusus untuk berkemih, agar pembedahan berjalan lancar dan aman.
  • Sebelum menjalani operasi anda akan diberi anaestetis. Ada tiga jenis anaestetis yang digunakan, yaitu spinal,epidural, dan general. Tetapi jenis spinal,dan epidural adalah jenis yang disarankan. Karena anaestetis ini hanya akan mematikan rasa sakit dari dada hingga ujung kaki anda saja, sehingga anda masih bisa melihat bayi anda ketika dikeluarkan dari dalam perut. Sementara yang general akan mematikan rasa sakit dari ujung kepala hingga ujung kaki hingga anda tidak sadarkan diri. Selanjutnya dokter akan menanyakan apakah anda ingin dibius secara menyeluruh atau hanya dibius sebagian. Ketika anda sudah memutuskan jenis anaestetis yang akan anda gunakan maka baru dokter akan memberikan anaestetis kepada anda.
  • Biasanya tim dokter akan mengijinkan salah satu dari anggota keluarga untuk berada di samping anda ketika menjalani operasi caesar ini.

Itulah tips menghadapi proses persalinan caesar dan anda tidak perlu khawatir dengan operasi caesar karena tergolong sebagai tindakan operasi yang cepat dengan pembedahan yang tidak terlalu dalam dengan waktu operasai satu jam dan waktu pemulihan yang cepat 3-5 hari


Baca selengkapnya

Pedoman Tips Agar Jahitan Cepat Kering Pasca Melahirkan


Tips agar jahitan cepat kering pasca melahirkan memang banyak dicari oleh ibu hamil yang baru saja menjalani proses persalinan. Proses mendapatkan jahitan biasanya dilakukan ketika terjadi persalinan normal dan ibu yang melahirkan perlu mendapatkan tindakan episiotomi untuk mempermudah kelahiran dan masalah jalan lahir yang terlalu kecil. Selain itu jahitan juga biasanya dilakukan jika terdapat luka robekan yang terjadi pada masa persalinan. Dalam persalinan normal biasanya dokter akan melakukan jahitan untuk menghentikan pendarahan, memperbaiki lapisan perineum dan memperbaiki jaringan di sekitar jalan lahir yang mengalami kerusakan. Dokter atau bidan akan segera menjahit bagian yang rusak setelah proses persalinan dan dibantu dengan obat bius lokal sehingga pasien tidak akan merasa sakit.

beberapa tips supaya jahitan cepat kering pasca melahirkan

Cara Mempercepat Jahitan Agar Cepat Sembuh


Ketika ibu yang baru saja mengalami persalinan normal dan mendapatkan luka jahitan maka biasanya mereka merasa khawatir dengan luka tersebut. Hal yang paling dihindari adalah masalah jahitan yang terjadi setelah ibu atau pasien meninggalkan rumah sakit. Komplikasi yang paling kecil harus dihindari untuk membuat ibu melahirkan tetap merasa nyaman. Berikut ini adalah beberapa tips yang bisa dilakukan untuk mempercepat kesembuhan luka jahitan.

  • Jagalah luka jahitan tetap bersih dan kering, karena itu setelah buang air besar atau air kecil maka luka harus dibersihkan dengan tisu atau kain lembut namun tidak diperkenankan untuk menekan luka jahitan.
  • Setelah melahirkan maka hindari mengejan saat buang air besar atau air kecil untuk menghindari luka robek sehingga konsumsi makanan berserat juga sangat penting.
  • Posisi duduk harus lebih nyaman untuk ibu ketika menyusui maupun beraktifitas, hindari duduk jongkok atau duduk dengan posisi paha terbuka lebar karena bisa menyebabkan luka jahitan robek karena belum sempurna.
  • Hindari mengangkat benda-benda berat untuk menghindari ketegangan pada jahitan yang bisa menyebabkan luka atau jahitan yang tidak cepat sembuh.
  • Setelah pulang dari rumah sakit maka ibu yang telah menjalani proses persalinan normal dan mendapatkan jahitan tetap bisa berakitiftas ringan, berjalan namun juga harus menyesuai dengan waktu istirahat sehingga tenaga juga cepat pulih kembali.
  • Gunakan salep atau cairan antiseptik untuk mempercepat penyembuhan luka dengan cara menambahkan cairan antiseptik ke dalam air hangat. Gunakan air hangat untuk menyiram sekitar jahitan maupun untuk menguapi jahitan. Air hangat akan meringankan nyeri dan sakit sementara antiseptik akan membunuh kuman.
  • Jaga kebersihan tubuh dengan mandi sesuai biasanya dan gunakan air hangat untuk mandi agar luka cepat sembuh.
  • Jika anda mengalami sembelit dan sangat sakit ketika buang air besar, maka gunakan obat untuk mengatasi sembelit dengan resep dari dokter. 

Kekurangan Jahitan pada Proses Persalinan


Biasanya seorang ibu yang melahirkan memang harus mendapatkan jahitan dengan kondisi khusus. Memiliki jahitan memang bisa menyebabkan rasa yang kurang nyaman. Beberapa kekurangan dari mendapatkan jahitan adalah seperti rasa sakit yang kurang nyaman, terkadang benang jahitan tidak bisa jadi sehingga harus dicabut dan lebih menyakitkan, dan perasaan trauma setiap akan berhubungan intim.

Mendapatkan jahitan atau tidak memang bisa dipilih oleh ibu yang akan melahirkan. Namun terkadang untuk mendapatkan proses kelahiran yang lebih lancar dan menghindari komplikasi maka episiotomy memang diperlukan. Jadi jika ibu yang baru saja melahirkan maka penting untuk mengetahui tips agar jahitan cepat kering pasca melahirkan, minimal dapat membantu proses pemulihan pasca persalinan. 


Baca selengkapnya

Mengenal Apa itu Pecah Ketuban Dini dan Penyebabnya


Apa itu pecah ketuban dini dan penyebabnya, tentu menjadi salah satu hal yang paling dikhawatirkan oleh semua ibu hamil. Pecah ketuban dini merupakan sebuah komplikasi atau kelainan yang terjadi pada ibu hamil karena terbukanya membran ketuban sebelum ibu hamil masuk ke masa persalinan atau prediksi persalinan. Kondisi kelainan pecah ketuban dini biasanya terjadi pada masa ketika kehamilan masuk usia minggu ke 37. Kelainan ini kemudian akan mendorong ibu hamil untuk melahirkan bayi prematur dan terkadang harus melewati persalinan cesar. Namun kondisi ini bisa terjadi pada semua ibu hamil dan memang lebih sering terjadi pada kehamilan dengan beberapa komplikasi awal dan masalah kesehatan. Hanya kecil terjadi pada kehamilan yang sehat dan ibu hamil yang benar-benar sehat.

Mengenal apa itu pecah ketuban dini dan penyebabnya yang penting diketahui ibu hamil.

Apa Penyebab Pecah Ketuban Dini?


Penyebab awal dari pecah ketuban dini adalah ketika membran yang melindungi ketuban memang mulai melemah setelah ibu hamil masuk ke usia 36 minggu kehamilan. Ini menjadi penyebab alami yang mungkin tidak bisa diatasi meskipun kehamilan sudah dijaga dengan baik. Beberapa penyebab lain dari masalah ketuban pecah dini adalah sebagai berikut:

  1. Ibu hamil yang mendapatkan tekanan pikiran dan menyebabkan stress karena berbagai masalah baik masalah pribadi, rumah tangga dan kondisi sosial ekonomi yang rendah dan memicu kehamilan yang kurang sehat.
  2. Ibu hamil yang menderita beberapa macam penyakit infeksi menular seksual seperti gonore dan clamidia.
  3. Ibu hamil yang pernah mengalami kelahiran prematur sebelumnya baik karena masalah kesehatan, pecah ketuban maupun kondisi lain.
  4. Ibu hamil yang mengalami pendarahan selama kehamilan baik pada awal kehamilan maupun selama kehamilan masuk ke trimester pertama.
  5. Ibu hamil yang memiliki kebiasaan buruk seperti merokok dan minum alkohol pada masa sebelum hamil. 


Komplikasi Pecah Ketuban Dini


Kelainan atau kondisi pecah ketuban dini memang perlu mendapatkan perhatian yang sangat besar. kelahiran cesar tidak selalu menjadi tujuan akhir untuk menyelamatkan janin dan ibu hamil. Berikut ini beberapa komplikasi yang bisa muncul dari kelainan pecah ketuban dini.

  1. Bayi harus dilahirkan prematur dengan beberapa resiko seperti kondisi kesehatan khusus dan penanganan yang lebih rumit dibandingkan bayi yang dilahirkan pada waktunya.
  2. Terjadinya infeksi pada jaringan plasenta yang bisa membahayakan nyawa bayi maupun ibu hamil.
  3. Solusio plasenta yang akan menyebabkan bayi tidak mendapatkan oksigen dan nutrisi dari plasenta ibu dan ibu hamil bisa mengalami pendarahan. Ini kondisi yang sangat berbahaya untuk ibu hamil dan bayi.
  4. Ibu hamil bisa mengalami depresi yang hebat karena merasa belum siap dengan kelahiran dan harus mengurus bayi lebih awal. 


Apa Gejala Pecah Ketuban Dini?


Pecah ketuban dini memang harus diwaspadai oleh semua ibu hamil. Terkadang ibu hamil tidak menyadari terjadi pecah ketuban dini. Gejala yang paling sering terjadi adalah ketika ibu hamil merasakan basah atau ada cairan yang merembes dari bagian vagina. Hal ini akan menyebabkan ibu hamil merasa basah dalam waktu terus menerus. Jika hal ini terjadi sebaiknya ibu hamil segera mencari pertolongan medis.

Jadi pecah ketuban dini memang sangat berbahaya meskipun biasanya tindakan kelahiran awal dilakukan untuk menyelamatkan bayi dan ibu hamil. Komplikasi yang rumit juga bisa menganggu keluarga yang menghadapi masalah ini. Jadi penting untuk mengenal dan mengetahui apa itu pecah ketuban dini dan penyebabnya. 


Baca selengkapnya

Cara Mendeteksi Pecah Ketuban Dini


Cara mendeteksi pecah ketuban dini dapat anda lakukan untuk mengetahui apabila air ketuban pada seorang wanita hamil telah pecah sebelum proses persalinan dimulai. Air ketuban yang terdapat pada setiap wanita hamil telah terbukti memiliki peranan yang sangat penting untuk keselamatan janin yang terdapat pada perut ibu. Bahkan, air ketuban juga menjadi perantara untuk menghangatkan dan melindungi janin dari guncangan yang dapat membahayakan keselamatan.

bagaimana cara mengetahui dan mendeteksi pecah ketuban dini


Pecahnya air ketuban sesungguhnya merupakan salah satu proses yang sangat wajar dan harus terjadi dan menandakan bahwa proses persalinan pada seorang ibu telah dimulai. Air ketuban yang pecah secara alami dan proses kehamilan yang terjadi tanpa adanya gangguan yang berarti pun dapat menjadi indikasi bahwa sebenarnya air ketuban pun dapat menjadi salah satu indikator untuk menentukan apakah seorang ibu layak untuk mengalami proses persalinan secara normal ataukah harus menjalani proses operasi Caesar. Pada beberapa kasus, air ketuban justru dapat mengalami pecah sebelum waktu yang ditetapkan. Apabila tidak tertangani dengan baik dan tepat waktu, pecahnya air ketuban yang terlalu dini dapat membahayakan keselamatan baik sang ibu maupun janin yang ada di dalam kandungan. Tentu akan sangat penting bagi anda untuk mengetahui cara mendeteksi pecah ketuban dini berikut cara mengatasinya.

Keluar Cairan dari Kemaluan


Tanda-tanda yang paling mudah dikenali apabila ketuban telah pecah terlalu dini adalah keluarnya air dari kemaluan wanita hamil. Terkadang hal ini akan sulit dikenali karena sang wanita akan mengira bahwa dirinya sedang baik-baik saja dan cairan tersebut merupakan urine yang tidak sengaja keluar. Padahal apabila wanita gagal mengenali tanda ini dengan tepat waktu, maka keselamatan dirinya dan janin di dalam kandungannya pun akan terancam. Air ketuban dapat dikenali secara khusus sebagai air yang keluar dari kemaluan dan biasanya air tersebut memiliki warna yang sedikit keruh namun tidak berbau. Apabila hal itu terjadi pada anda, maka anda tidak perlu panik namun segera memberitahukan hal tersebut pada dokter kandungan anda.

Setelah air ketuban pecah, biasanya wanita harus menjalani proses persalinan untuk menghindari terjadinya infeksi lebih lanjut dan berbahaya untuk keselamatan ibu dan bayinya. Apabila anda harus menempuh jarak yang cukup jauh untuk mencapai ke rumah sakit dan bertemu dengan dokter kandungan anda, maka anda harus secepatnya pergi ke rumah sakit dalam keadaan berbaring agar air ketuban anda tidak habis. Air ketuban yang telah habis juga dikhawatirkan dapat menyebabkan kematian pada janin yang ada dalam kandungan anda.

Pemeriksaan Lakmus Oleh Dokter Kandungan


Selain dengan mengenali tanda dengan keluarnya cairan dari kemaluan wanita, pemeriksaan lakmus oleh dokter kandungan pun dapat menjadi salah satu cara lain untuk mendeteksi apakah ketuban telah pecah sebelum waktunya. Hal ini dapat anda ketahui ketika anda memeriksakan diri anda ke dokter kandungan. Inilah yang menjadikan anda wajib untuk memeriksakan kandungan anda ke dokter sehingga anda dapat terus memantau kesehatan kandungan anda dari waktu ke waktu.

Pemeriksaan yang dilakukan lebih dini akan memperbesar kemungkinan anda dan bayi anda dapat tertangani dengan baik. Selain itu, anda juga perlu untuk menghindari beberapa hal yang dapat memicu terjadinya pecah ketuban, sehingga anda pun dapat mendapatkan kehamilan yang sehat dan normal. Beberapa cara mendeteksi pecah ketuban dini tersebut dapat menjadikan anda lebih waspada dan dapat mengenali gejala pecah ketuban dini dengan cepat dan tepat.


Baca selengkapnya

Tips Menghadapi Proses Persalinan dengan Induksi


Tips menghadapi proses persalinan dengan induksi akan dibutuhkan saat anda harus melakukan proses persalinan dengan induksi. Cara induksi akan dilakukan jika saja anda tidak kunjung melahirkan saat seharusnya anda sudah melahirkan artinya waktu melahirkan anda melewati waktu yang telah diperkirakan oleh dokter. Maka dari itu diambillah tindakan induksi untuk merangsang terjadinya tanda-tanda proses persalinan semakin dekat. Karena jika misalnya ketuban anda bahkan belum pecah sementara waktu melahirkan sudah lewat, maka dengan melakukan induksi hal itu bisa diusahakan agar terjadi. Anda sebagai ibu tentunya ingin agar si buah hati bisa lahir dengan sempurna dan selamat. Namun terkadang hal-hal sepertinya terlambatnya waktu melahirkan ini justru bisa membuat anda makin panik, belum lagi bayangan proses induksi yang sebelumnya belum pernah anda ketahui. Hal-hal itu bisa membuat anda makin panik. Oleh karena itulah adanya tips menghadapi proses persalinan dengan induksi diharapkan mampu membantu anda untuk lebih siap dalam menghadapi proses persalinan anda yang sempat terlambat.

ketahui apa itu persalinan dengan teknik induksi, mengapa hal itu dilakukan, serta tips dan cara menghadapinya.

Ketahui Alasan Dilakukannya Induksi

Sebagai tips menghadapi proses persalinan dengan induksi yang pertama, ada baiknya anda mengetahui alasan dilakukannya induksi sehingga anda bisa mengetahui bahwa proses induksi ini baik untuk anda dan bayi anda. Ada beberapa alasan dilakukannya induksi, pertama karena pertimbangan kesehatan ibu yang tidak stabil sementara waktu melahirkan sudah melewati waktunya. Misalkan saja anda memiliki penyakit tekanan darah tinggi atau diabetes, maka hal itu bisa membahayakan bagi anda. Maka dari itu untuk menyelamatkan anda maka dilakukanlah cara induksi. Selain itu jika anda juga mempunyai penyakit herpes yang hingga proses persalinan masih aktif maka penyakit herpes itu bisa berbahaya bagi bayi anda, maka dari itu anda harus segera melakukan proses persalinan. Dengan induksi, maka anda bisa merasakan kontraksi yang seharusnya memang sudah anda rasakan di masa persalinan sudah dekat. Kedua, alasan yang menyebabkan harus dilakukan induksi adalah karena keselamatan anda, jika misalkan sudah masuk waktunya melahirkan namun anda masih tidak merasakan kontraksi, sedangkan pada saat diperiksa ternyata janin anda melemah, maka harus segera dilakukan proses induksi agar anda bisa segera melahirkan bayi anda karena itu semua demi keselamatan bayi anda juga. Ketiga, karena ketuban anda sudah pecah, setidaknya menurut ahli medis, setelah ketuban pecah, setidaknya 24 jam kemudian anda sudah harus melahirkan, namun jika belum juga maka itu bisa berbahaya bagi anda dan bayi anda.

Ketahui Teknik Induksi


Agar anda lebih siap lagi saat melakukan proses persalinan dengan menggunakan cara induksi. Maka anda bisa mencari tahu tentang teknik induksi. Sebaiknya proses mencari tahu tentang induksi ini dilakukan sebelum waktunya anda melahirkan sehingga anda bisa lebih siap lagi. Ada dua teknik yang akan dilakukan oleh dokter jika harus melakukan induksi pada anda, pertama dengan cara kimia menggunakan obat-obatan khusus. Jika anda belum juga melahirkan padahal kehamilan anda sudah melewati 9 bulan lebih, maka biasanya dokter akan memberikan obat-obatan yang akan merangsang tubuh anda agar proses persalinan bisa segera terjadi. Kedua, biasanya teknik induksi juga dilakukan dengan cara mekanik yang dilakukan di luar tubuh anda, misalnya dengan memasangkan alat yaitu balon keteter pada mulut rahim anda. Bagaimana pun juga, metode persalinan induksi juga memiliki resikonya tersendiri, oleh karena itu biasanya proses ini dilakukan dengan pengawasan yang ketat dari para dokter yang berpengalaman sehingga proses persalinan bisa dilakukan dengan lancar tanpa resiko. Semoga anda bisa lebih siap dengan adanya tips menghadapi proses persalinan dengan induksi.


Baca selengkapnya

Tips Menghadapi Proses Persalinan Anak Pertama


Tips menghadapi proses persalinan anak pertama sepertinya merupakan hal yang diperlukan untuk calon ibu yang sedang cemas menghadapi pengalaman melahirkan pertamanya. Nantinya tips menghadapi proses persalinan anak pertama ini bisa membantu agar si ibu bisa lebih siap dalam menghadapinya. Waktu 9 bulan adalah waktu yang sangat lama, pada masa-masa itu anda mengalami banyak sekali pengalaman yang sepenuhnya baru dan belum pernah anda rasakan sebelumnya. Tubuh menjadi membesar, berat badan terus naik, ditambah lagi nafsu makan yang terus tumbuh, semakin lama anda semakin susah tidur, ada juga yang mengalami mual dan muntah, serta banyak lagi pengalaman pada masa hamil itu. Ketika masa melahirkan sudah dekat maka kemudian anda akan merasakan perasaan yang begitu bercampur aduk, di satu sisi anda tak lagi sabar menanti sang buah hati di tengah-tengah rumah tangga anda namun di sisi lain tak bisa dipungkiri juga bahwa proses persalinan pertama menjadi suatu hal yang membuat anda cemas dan takut juga. Pertama, tentu saja anda takut akan rasa sakitnya, anda takut tidak bisa melewatinya, anda takut anak anda mengalami hal yang tidak diinginkan dan berbagai rasa takut yang tiba-tiba muncul secara bersamaan. Dengan adanya rasa takut itu, anda justru makin turun mentalnya dan itu bisa berpengaruh pada proses persalinan anda. Maka dari itu rasa takut yang berlebihan itu harus dihilangkan demi keselamatan anda dan sang buah hati. Berikut beberapa tips menghadapi proses persalinan anak pertama yang bisa membantu anda untuk menghilangkan berbagai perasaan takut tersebut.

tips bagaimana cara menghadapi proses persalinan anak pertama

Sadar Akan Kuasa Tuhan


Anda tentunya harus tahu bahwa wanita diciptakan dengan begitu sempurna dan menjadikan wanita memiliki tubuh yang mampu beradaptasi dengan sangat baik pada saat anda hamil dan saat anda melahirkan. Dengan bentuk tubuh yang sedemikian rupa itu, Tuhan telah membuat agar anda bisa menghadapi proses persalinan dengan baik. Ingatlah bahwa salah satu kodrat wanita adalah melahirkan, jadi anda tidak boleh takut dan percayalah bahwa Tuhan pasti akan membantu anda melewati semuanya dengan baik. Anda juga harus ingat bahwa di rahim anda sudah ada anak anda yang tidak sabar lagi ingin bertemu secara langsung dengan orang tuanya, maka dari itu bersabarlah demi anak anda. Lagipula, bukankah sudah ada dokter dan pihak medis dengan alat-alatnya yang canggih yang akan menolong anda? Maka dari itu anda tak perlu takut.

Konsultasi dengan Dokter


Jika anda ingin lebih tenang lagi, maka jika waktunya sudah hampir dekat menuju persalinan anda, maka anda bisa berkonsultasi dengan dokter mengenai nyeri-nyeri yang akan anda rasakan semasa proses persalinan. Meskipun sebenarnya rasa sakit dan nyeri itu sama sekali tidak bisa dihindari karena itu adalah hal yang wajar saja terjadi pada masa persalinan, namun biasanya dokter bisa membantu dengan memberikan obat-obatan yang bisa membantu anda mengurangi rasa nyeri semasa persalinan. Selain itu berkonsultasi dengan ahlinya bisa membantu anda untuk lebih rileks karena anda sudah mengetahuinya dengan baik dari ahlinya mengenai tips menghadapi proses persalinan anak pertama.

Curahkan Perasaan Pada Ibu atau Bibi Anda


Anda juga bisa lebih mengurangi rasa takut anda itu dengan mencurahkan perasaan anda pada ibu, bibi atau siapa saja wanita yang lebih tua dari anda yang sudah pernah merasakan proses persalinan sebelumnya. Dengan mencurahkan perasaan dan mendapatkan saran dari mereka, anda bisa menjadi lebih siap segi fisik dan mental. Mana tahu mereka juga memiliki tips tersendiri dalam menghadapi persalinan yang bisa dibagi pada anda.



Baca selengkapnya

Tips Menghadapi Persalinan Agar Tidak Terasa Sakit


Tips menghadapi persalinan agar tidak terasa sakit sering dijadikan patokan bagi para calon ibu yang akan menghadapi persalinan dalam waktu dekat. Memang penting bagi seorang ibu untuk tahu lebih banyak mengenai kehamilan, proses persalinan sampai cara-cara merawat bayi yang benar. Dengan mengetahui semua pengetahuan itu maka anda nantinya bisa lebih siap dalam menghadapi persalinan. Biasanya seorang ibu yang akan melahirkan akan merasakan rasa takut akan rasa sakit yang akan dihadapi, terlebih jika persalinan tersebut merupakan pengalaman pertama anda sehingga anda sama sekali tidak memiliki gambaran tentang bagaimana proses persalinan itu akan berlangsung dan bagaimana rasa sakit yang sebenarnya akan dirasakan. Rasa sakit semasa persalinan itu berbeda-besa pada setiap orang, ada yang merasakan rasa sakit yang sangat namun ada juga yang hanya merasakannya dengan sekilas saja. Semuanya tergantung oleh banyak faktor, bisa faktor dari kekuatan fisik dan mental anda serta bisa juga datang dari kecakapan ahli medis yang membantu proses persalinan anda. Namun setidaknya dengan adanya tips menghadapi persalinan agar tidak terasa sakit ini anda bisa menghadapinya dengan lebih siap. Karena meskipun anda merasa takut, namun proses persalinan dengan normal itu jauh lebih baik, jika memang dokter menyarankan agar anda melahirkan secara normal itu berarti kesehatan anda dan bayi anda sangat baik. Operasi Caesar sebaiknya dihindari dan hanya dilakukan jika terpaksa.

tips bagaimana cara menghadapi proses melahirkan agar tidak terasa sakit

Perbanyak Doa


Jika anda benar-benar merasa takut, maka satu hal efektif yang bisa anda lakukan adalah dengan cara memperbanyak doa. Secara medis pun berdoa terbukti bisa membuat tubuh anda menjadi lebih tenang. Lagipula semua yang terjadi di kehidupan manusia itu sudah diatur oleh Tuhan, maka dari itu sebagai manusia kita hanya bisa menerima dan menjalani. Tuhan tahu yang terbaik untuk anda. Karena Tuhan juga Maha Penyayang, maka dari itulah Tuhan menciptakan tubuh wanita dengan begitu sempurna sehingga bisa beradaptasi dengan baik pada saat proses melahirkan. Dengan berdoa, maka anda bisa lebih pasrah dan tenang, jika perasaan anda sudah lebih rileks, dijamin proses persalinan akan lebih mudah dijalani.

Berjalan-jalan


Jika anda belum mengalami proses kontraksi yang paling akhir dan anda masih sanggup untuk bangun. Maka ada baiknya anda melakukan jalan-jalan di sekitar kamar persalinan, anda bisa dibantu oleh suami atau kerabat anda untuk memapah anda agar anda tidak jatuh. Dengan berjalan-jalan itu selain bisa membuat anda lebih rileks dan siap, anda juga bisa lebih mengalami persalinan dengan lancar dan cepat. Karena hal yang ditakutkan terjadi adalah jika bayi susah keluar sehingga anda mengalami proses persalinan yang lama, oleh karena itu untuk menghindari hal tersebut anda bisa berjalan-jalan pelan dan hal ini sangat dianjurkan sebagai tips menghadapi persalinan agar tidak terasa sakit.

Rilekskan Tubuh dan Pikiran


Rileks itu bukan hanya untuk kepentingan anda secara mental saja, melainkan rileks bisa membantu fisik anda untuk lebih siap menghadapi persalinan. Pada saat proses persalinan, akan terjadi peregangan otot terutama di bagian sekitar paha dan selangkangan anda. Jika anda terlalu tegang maka proses persalinan akan menjadi makin menyakitkan karena oto-otot anda menjadi kaku pada saat anda tegang. Maka dari itulah perawat atau ahli medis sering menganjurkan untuk selalu menarik napas dan membuangnya perlahan pada saat persalinan, selain karena memberi anda kekuatan juga bisa membuat anda lebih rileks.


Baca selengkapnya

Tips Menghadapi Proses Persalinan Normal Secara Tepat


Tips menghadapi proses persalinan normal penting untuk diketahui dan dipelajari ibu hamil. Proses persalinan secara normal jelas diharapkan ibu-ibu yang hendak melahirkan. Menjadi ibu seutuhnya biasanya akan dirasakan ibu-ibu yang menjalankan proses persalinan secara normal. Namun memang tidak semudah itu untuk menghadapi proses persalinan yang normal. Berikut ini adalah tips yang perlu anda ketahui dan pelajari.

tips bagaimana cara yang tepat menghadapi proses melahirkan secara normal

Belajar Teknik Dalam Proses Persalinan


Teknik yang harus disiapkan adalah teknik psikologis. Mental ibu hamil untuk menghadapi proses persalinan harus tenang dan tanpa beban. Kemudian teknik lainnya adalah mempelajari setiap teknik persalinan secara tepat. Dalam teknik proses persalinan, anda dapat belajar bagaimana mengurangi rasa sakit saat proses persalinan tiba. Anda juga akan mempelajari teknik mengejan yang tepat dan tidak berbahaya ketika proses persalinan tiba. Selain itu, anda juga dapat mempelajari seperti apa teknik meningkatkan stimulasi guna memudahkan proses persalinan.

Olahraga Sebelum Proses Persalinan Tiba


Selama anda hamil, pastikan selalu rajin berolahraga. Lakukanlah olahraga bagi ibu hamil untuk memudakan tips menghadapi proses persalinan normal. Olahraga ringan ibu hamil dimulai dengan jalan-jalan setiap pagi. Mintalah suami untuk menemani anda saat jalan-jalan pagi. Hindari untuk melakukan jenis olahraga yang berat saat hamil. Usahakan sebelum melakukan olahraga, ibu hamil harus menanyakan guna konsultasi kepada dokter kandungan atau bidan. Seperti apa olahraga yang sebaiknya anda lakukan.

Konsumsi Olahan Bebas Pengawet Berbahaya


Jika anda termasuk ibu hamil yang kurang memperhatikan asupan makanan, maka mulai sekarang penting. Hindari untuk mengkonsumsi makanan yang mengandung bahan pengawet berbahaya. Selain itu tolaklah makanan yang selalu dicampur dengan bumbu penyedap seperti MSG. Secara tidak langsung, ibu hamil yang sering mengkonsumsi olahan makanan tidak bergizi akan mempengaruhi sulitnya proses persalinan secara normal. Calon bayi yang diberikan gizi terbaik akan membantu si ibu untuk mudah menjalani proses persalinan normal.

Dukungan dari Suami Akan Melancarkan Proses Persalinan


Jika anda ingin proses persalinan normal dan lancar, mintalah dukungan dari suami. Secara tidak langsung dukungan suami saat menghadapi proses persalinan akan mempengaruhi kondisi psikis anda. Karena suami selalu ada saat mendekati proses persalinan, maka proses persalinan akan berjalan normal dan lancar.

Menciptakan Suasana yang Nyaman di Rumah Sakit


Ketika sudah mendekati proses persalinan, maka ciptakanlah suasana yang nyaman di rumah sakit. Ciptakanlah suasana yang nyaman di ruang persalinan anda. Seperti membawa foto atau benda yang dapat membuat anda merasa nyaman saat proses persalinan tiba. Mengapa, karena ini akan membuat anda tidak terlalu fokus dengan persalinan yang mungkin awalnya anda pikir merasa sakit. Suasana yang nyaman penting bagi ibu hamil yang merasa takut dengan proses persalinan normal.

Selalu Berdoa Memohon Pertolongan Tuhan


Dan yang pasti adalah selalu berdoa untuk memohon pertolongan Tuhan. Agar persalinan anda lancar, normal, dan tidak sakit. Karena Tuhan tentu akan mengabulkan permintaan hamba-Nya yang baik. Sehingga jika ingin proses persalinan anda normal tanpa masalah, berdoalah kepada Tuhan.

Namun yang terpenting adalah anda selalu berpikir positif dalam menghadapi proses persalinan. Jadikanlah moment persalinan sebagai moment yang paling anda tunggu. Karena calon buah hati anda akan lahir ke dunia. Sehingga persiapkanlah mental dan fisik anda dengan baik. Dan proses persalinan anda benar-benar berjalan dengan normal. Jadi, jangan lupakan tips di atas mengenai tips menghadapi proses persalinan normal.


Baca selengkapnya

5 Cara Mempersiapkan Proses Melahirkan Bayi Secara Normal Agar Mudah dan Cepat


Cara Mempersiapkan Proses Melahirkan Bayi Secara Normal Agar Mudah dan Cepat perlu diketahui oleh para ibu yang hendak melahirkan. Tips-tips yang akan diberikan berikut ini diharapkan dapat membantu meringankan beban psikis yang setiap kali dialami oleh ibu-ibu hamil sebelum persalinan. Beban psikis umumnya karena takut, cemas, dan khawatir. Apalagi jika baru pertama kali melalui proses persalinan. Tentu tips sebagai bentuk persiapan psikis secara kuat. Walaupun demikian, perlu anda ketahui agar proses persalinan berjalan dengan normal, bangunlah pikiran dan energi positif dalam diri. Kemudian lakukan tips-tips berikut ini.

beberapa tips untuk ibu hamil dalam mempersiapkan proses melahirkan bayi secara normal agar mudah dan cepat


Perlunya Selalu Aktif Menggerakkan Badan


Orang tua selalu rewel menyuruh untuk aktif bergerak ketika anda hamil. Mengapa demikian, karena dengan bergerak, maka akan membuat janin mudah menuju ke bagian jalan lahir. Janin yang ada di dalam kandungan anda akan terdorong dengan normal menuju jalan lahir. Bahkan dengan anda semakin aktif bergerak ketika akan menghadapi proses persalinan, membuat posisi janin OFP singkatan dari Optimal Fetal Positioning. Tentu saja posisi dari wajah janin harus menuju ke pantat dengan posisi kepala tepat di jalan lahir. Sehingga proses persalinan anda pun akan mudah, cepat, dan lancar.

Perlunya Perbanyak Pengetahuan Mengenai Kehamilan Dan Proses Persalinan


Kebanyakan ibu hamil yang merasa takut dengan proses persalinan karena minimnya pengetahuan terkait kehamilan dan persalinan. Untuk itu, jauh-jauh hari sebaiknya anda aktif untuk memperbanyak pengetahuan mengenai kehamilan yang sehat. Termasuk seperti apa proses persalinan yang mudah, cepat, dan lancar itu. Dapat dengan membaca buku, konsultasi langsung ke bidan, dan banyak cara yang dapat anda tempuh untuk memperbanyak pengetahuan tersebut. Sehingga membuat kondisi psikis anda jauh lebih tenang dibanding sebelumnya. Dengan anda tahu seperti apa kehmailan sehat itu dan proses persalinan yang ada, maka akan menjadikan bagian panggul mengendur serta otot tubuh rileks. Ini akan membuat anda melakukan kontraksi dengan mudah saat proses persalinan tiba.

Perlunya Merasa Nyaman Saat Tiba Di Rumah Sakit


Terkadang ketika sudah siap menghadapi proses persalinan di rumah, kemudian menjadi kembali takut setelah tiba di rumah sakit bersalin. Kondisikan bahwa anda merasa nyaman di rumah sakit sebelum proses persalinan tiba. Yaitu, dengan berjalan-jalan mengitari rumah sakit. Sehingga membuat anda semakin terbiasa dan nyaman dengan kondisi rumah sakit yang sempat mengganggu pikiran tersebut. Biasanya mendekati proses persalinan, bidan akan menyuruh anda banyak berjalan-jalan. Tujuannya juga untuk mempercepat proses pembukaan. Dengan menimbulkan rasa nyaman akan membuat proses persalinan lancar.

Perlu Belajar Teknik Pernapasan Sebelum Proses Persalinan Tiba


Biasanya anda akan diajarkan mengenai teknik pernapasan sebelum proses persalinan tiba. Jika tidak, maka mintalah pada bidan yang menangani proses persalinan anda. Teknik persalinan adalah tips menghadapi proses persalinan supaya mudah, cepat, dan lancar yang penting pastikan anda selalu rileks saat melakukan teknik pernapasan begitu juga pada saat proses persalinan tiba.

Perlu Mengkonsumsi Makanan Dan Minuman Sehat Sebelum Proses Persalinan


Sedapat mungkin anda sudah mencukupi asupan gizi sebelum proses persalinan tiba. anda harus kenyang dengan makanan sehat. Begitu juga cukupi kebutuhan cairan melalui minuman. Sebab ketika proses persalinan berlangsung, anda akan banyak memerlukan tenaga.

Semoga anda menjadi bagian dari para ibu yang dapat menghadapi proses persalinan dengan lancar. Hati tenang dan nyaman. Sesuai dengan tips mempersiapkan persalinan bayi secara normal supaya mudah, dan cepat.


Baca selengkapnya

Tips Agar Tetap Tenang Dalam Menghadapi Proses Persalinan (Tidak Stress)


Tips agar tetap tenang dalam menghadapi proses persalinan (tidak stress) – persalinan kadang merupakan suatu hal yang sering membuat para calon ibu merasa merinding. Hal ini disebabkan karena banyak kabar yang beredar pada masyarakat yang mengatakan bahwa melahirkan merupakan proses yang sulit dan menyakitkan. Hal ini sebenarnya tidak salah, akan tetapi menjalani persalinan merupakan suatu anugrah bagi manusia, karena tidak jarang juga wanita yang tidak dapat mengalami peristiwa tersebut karena banyak faktor. Dapat karena kemandulan, kecelakaan, atau karena adanya kanker yang menghalangi mereka untuk mengalami kehamilan. Akan tetapi rasa stress pra melahirkan memang tidak dapat dihindari bagi sebagian orang. Namun rasa takut yang berujung pada stress ini akan membuat proses melahirkan menjadi lebih rumit dan membuat bayi dalam perut juga kurang sehat. Rasa takut ini dapat dihindari dengan mengetahui penyebab melahirkan ini dapat dihindari dengan mengetahui penyebab rasa takut anda sehingga anda dapat mencari jalan keluar dari masalah tersebut.

cara dan tips agar tetap tenang dalam menghadapi proses persalinan (tidak stress):doa, menambah pengetahuan tentang proses melahirkan, dan senam hamil.

Penyebab Ketakutan Saat Bersalin


Jika anda ingin menghindari rasa takut anda menjelang persalinan, anda harus mengetahui permasalahan yang yang membuat anda takut. Hal yang sering kali membuat ibu hamil merasa takut adalah sebagai berikut:

a.  Perasaan Takut Meninggal


Dalam menjalani persalinan orang sering takut karena banyak cerita entah itu dikehidupan nyata atau pada opera sabun di televisi yang menceritakan kematian ibu setelah melahirkan, hal ini memang bisa saja terjadi akan tetapi sebelumnya pasti sudah anda indikasi yang menyatakan anda tidak bisa menjalankan persalinan. Dan kejadian meninggal dalam persalinan tidak selalu terjadi hanya akan terjadi pada beberapa kasus tertentu yang abnormal

b.  Perasaan Takut Akan Rasa Sakit Pada Saat Melahirkan


Jika anda mengalami proses melahirkan secara normal anda tentunya akan merasakan rasa sakit pada saat bayi anda keluar, hal ini disebabkan karena adanya kontraksi rahim pada saat anda melahirkan secara normal. Rasa sakit ini memang tidak dapat dihindari karena merupakan proses yang natural dan alami, akan tetapi sebenarnya anda dapat menghindarinya dengan melakukan proses melahirkan melalui operasi sesar, operasi melahirkan ini akan memberikan rasa sakit yang lebih sedikit pada saat anda melahirkan dari pada ketika anda melakukan proses melahirkan secara normal. Operasi sesar juga akan membuat anda memiliki resiko melahirkan yang lebih minim karena anda tidak akan dibius pada separuh tubuh anda. Akan tetapi after effect yang anda rasakan akan lebih dari pada ketika anda mengalami proses melahirkan secara normal.

Tips Agar Tetap Tenang dalam Menghadapi Proses Persalinan (Tidak Stress)


Untuk menghindari perasaan stress sebelum melahirkan anda sebaiknya melakukan persiapan berupa persiapan mental dan persiapan fisik. Persiapan mental bisa anda lakukan dengan melakukan doa memohon perlindungan serta mempersiapkan mental anda tentang rasa sakit yang nanti akan anda rasakan. Persiapan mental juga dapat anda lakukan dengan mengetahui proses persalinan yang akan terjadi. Dengan mengetahui proses yang nantinya akan terjadi anda bisa menjadi lebih siap untuk melakukan persalinan. Selain itu anda juga bisa mengikuti senam ibu hamil untuk mengetahui teknik pernafasan dan segala sesuatu tentang hari kelahiran nantinya. Selain persiapan mental anda juga harus melakukan persiapan fisik. Persiapan fisik dapat anda lakukan dengan melakukan senam kehamilan. Senam ini berfungsi membuat tubuh lebih lentur dan proses kelahiran lebih lancar. Itu tadi merupakan tips agar tetap tenang dalam menghadapi proses persalinan (tidak stress).


Baca selengkapnya

Tips Menghadapi Persalinan Bayi Sungsang


Tips menghadapi persalinan bayi sungsang – melakuan persalinan secara normal adalah dambaan semua wanita di dunia, hal ini berkaitan dengan adanya kabar bahwa anda belum menjadi ibu sejati jika anda belum bmelahirkan secara normal. Akan tetapi melahirkan secara normal kadang bisa saja tidak dapat dilakukan karena adanya faktor-faktor yang jauh lebih penting. Jika anda tidak dapat melakukan persalinan secara normal anda dapat melakukan persalinan dengan menggunakan operasi sesar. Operasi sesar tentunya dilakukan dengan berbagai pertimbangan dan dengan persetujuan kedua belah pihak orang tua. Persalinan secara sesar ini dilakukan tentu saja untuk menghindari hal yang buruk terjadi pada calon ibu dan anaknya. Salah satu hal yang menyebabkan sebuah persalinan menjadi persalinan yang tidak normal adalah karena posisi bayi yang tidak pada tempatnya, seperti posisi bayi yang terbalik. Posisi bayi terbalik ini disebut sebagai bayi sungsang, dimana bayi yang seharusnya posisi kepala menghadap pada jalan lahir menjadi terbalik dan membelakangi jalur lahir.

berbagai tips dan cara menghadapi persalinan bayi sungsang, serta menghindari dan mengatasinya saat sebelum proses melahirkan.

Menghindari posisi bayi sungsang


Posisi bayi sungsang dapat terjadi dengan sendirinya, beberapa hal yang akan menyebabkan posisi bayi sungsang adalah :

a. plasenta menutupi rongga pinggul sehingga bayi tidak dapat menuju ke jalur lahirnya

b. rongga pinggul terlalu sempit

c. adanya kanker atau tumor

d. bayi kembar

Cara Mengatasi Posisi Bayi Sungsang Menjelang Persalinan


Posisi bayi yang sungsang ini memang tidak dapat dihindari, akan tetapi hal ini dapat diatasi. Berikut merupakan cara untuk mengatasi posisi bayi sungsang pada waktu menjelang HPL atau hari perkiraan lahir.

a. Sering melakukan posisi sujud


Ketika calon ibu sering melakukan posisi sujud akan membantu bayi untuk berputar ke arah seharusnya yaitu kepalanya menghadap ke jalan lahir.

b.  Dilakukan pemutaran bayi dari luar


Hal ini hanya dapat dilakuakan oleh dokter kandungan yang akan mengatasi proses persalinan anda, hal ini seperti disebut sebagai versi luar dilakuan dengan teknik pemutaran dari luar perut. Akan tetapi cara ini akan dihentikan bila ibu merasa sakit. Hal ini juga tidak dapat dilakukan apabila plasenta menutupi rongga pinggul karena jika plasenta ada pada rongga pinggul bayi mustahil dapat kembali ke posisi normalnya. Bayi juga akan berada pada posisi sungsang meskipun telah melakukan kedua cara diatas apabila dia terlilit tali pusar. Versi luar ini juga agak sensitif karena otot rahim merupakan oto yang sensitif karena itu bisa saja terjadi kontraksi pada perut ibu hamil saat dilakukan proses luar ini.

Tips Menghadapi Persalinan Bayi Sungsang


Ketika mengalami bayi  sungsang yang anda harus persiapkan pertama kali adalah coba untuk membuat bayi kembali ke posisi normalnya yaitu kepalanya menghadap pada jalur lahir dengan kedua cara yang telah dibahas diatas. Akan tetapi jika cara tersebut tidak berhasil yang anda harus hadapi adalah proses melahirkan secara sesar. Proses ini memang tidak semenyakitkan persalinan normal karena anda akan dioperasi dan dilakukan bius separo tubuh karena perut anda akan disobek dan dijahit, akan tetapi rasa sakitnya tidak akan terasa hingga efek biusnya hilang, setelah efek bius hilang anda akan diberikan obat-obatan yang akan membantu pemulihan bekas operasi. Namun ada beberapa ibu yang masih ngotot untuk melakukan proses persalinan secara normal tanpa berfikir panjang hanya karena ada sebutan bahwa anda bukan ibu sejati jika anda tidak melahirkan secara normal. Hal itu salah besar, ketika anda memaksakan persalinan secara normal padahal anda tidak bisa maka anda akan membahayakan nyawa anda ataupun bayi anda, dan bukankan tugas ibu yang utama adalah melindungi keselamatan bayinya? Itu baru ibu sejati. Demikianlah tips menghadapi persalinan bayi sungsang.


Baca selengkapnya

Tips Menghilangkan Rasa Takut Saat Menghadapi Persalinan


Tips Menghilangkan Rasa Takut Saat Menghadapi Persalinan – Melahirkan dan memiliki anak adalah dambaan semua wanita dan seluruh pasangan pernikahan yang ada di dunia. Namun melahirkan bukanlah hal yang mudah untuk dijalani wanita. Ketika melahirkan ada banyak hal yang harus dikorbankan oleh wanita. Sebenarnya bukan hanya pada saat melahirkan, ketika mengandung pun seorang calon ibu akan merasakan banyak hal yang menyakitkan dan merasakan pegal di seluruh badan. Ketika seorang wanita hamil ia akan merasakan pegal terutama pada usia hamil tua, tubuhnya akan semakin susah digerakkan dan kakinya akan mudah sekali merasakan pegal karena membawa tubuh seorang bayi, selain itu ia akan kesulitan melakukan seluruh kegiatan sehari-harinya karena perutnya yang semakin membesar.

tips dan cara menghilangkan rasa takut saat menghadapi proses persalinan: senam hamil, mengetahui tahapan proses melahirkan, mengikuti kelas antenatal.


Ketika hamil saja wanita sudah banyak mengalami kesulitan, apalagi ketika mereka melahirkan resikonya akan lebih besar daripada ketika mereka hamil.


Macam-macam Rasa Takut Karena Persalinan


Resiko yang besar karena melahirkan ini membuat calon ibu sering mengalami ketakutan ketika melahirkan. Ketakutan-ketakutan ini disebabkan karena:

a.  Takut meninggal


Ketika seorang calon ibu akan melahirkan mereka akan mendengar banyak selintingan kabar dan banyak cerita di televisi yang menceritakan kematian ibu ketika melahirkan, hal ini akan membuat seorang calon ibu mengalami rasa takut hal ini dapat dicegah dengan menanamkan pada pikiran kita bahwa wanita memiliki tubuh yang kuat dan memang dipersiapkan oleh pencipta untuk mengalami peristiwa mengandung dan melahirkan, dan apabila terjadi sesuatu diluar dugaan, maka proses persalinan dapat dibantu oleh dokter dengan alat-alat medis yang saat ini sudah semakin maju dan modern.

b. Takut nyeri


jika anda melahirkan anda pasti akan merasakan rasa nyeri ketika bersalin. Rasa nyeri ini memang tidak bisa dihindari pada saat melahirkan karena rasa nyeri terjadi karena adanya kontraksi otot rahim yang memang terjaid secara alami. Hal ini memang tidak bisa dihindari tetapi anda bisa menanamkan pada diri anda bahwa rasa nyeri hanya permulaan bahwa kebahagiaan anda bersama keluarga dan buah hati, sehingga rasa nyeri bukanlah halangan sehingga anda harus berusaha menahannya selain itu anda harus yakin bahwa anda dapat melampaui rasa nyeri tersebut.

Cara Menghilangkan Rasa Takut Saat Menghadapi Persalinan


Menghadapi HPL atau Hari perkiraan lahir memang menegangkan, akan tetapi anda dapat mengatasi perasaan takut tersebut dengan persiapan-persiapan yang matang. Yang paling penting adalah mempersiapkan mental anda ketika akan melakukan persalinan. Pikirkan bahwa melahirkan bukan hal yang menyakitkan tetapi hal yang menggembirakan karena sebentar lagi anda akan menjadi seorang wanita sejati. Yang kedua persiapkanlah fisik anda sebelum anda melahirkan. Persiapan ini dapat dilakukan dengan melakukan pelatihan senam ibu hamil, senam hamil diharapkan bahwa akan membantu anda untuk melenturkan tubuh anda dan juga membantu melancarkan pernafasan. Senam kehamilan juga dapat membantu anda untuk menjalani proses persalinan agar lebih lancar. Selain menjalani senam kehamilan persiapan yang harus anda lakukan adalah dengan mengetahui step-step untuk melakukan persalinan, jika anda mengetahui proses-proses yang terjadi dalam persalinan anda akan merasa lebih rileks dan lebih siap dalam menjalani persalinan. Pengetahuan ini dapat anda lakukan dengan membaca banyak buku tentang kehamilan serta mengikuti kelas antenatal, kelas ini akan membantu anda untuk melakukan latihan melahirkan, menyertai latihan pernafasan dan banyak lagi. Nah itu tadi merupakan tips mengatasi rasa takut saat menghadapi persalinan


Baca selengkapnya